- Embouchure
- Bentuk dan posisi bibir saat menghasilkan bunyi flute. Aperture (celah kecil di antara bibir), sudut, dan otot bibir semuanya bagian dari embouchure.
- Breath support
- Dorongan udara yang stabil dari diafragma (otot besar di bawah paru-paru) tanpa mengandalkan dada. Breath support yang baik membuat frasa panjang tidak terputus.
- Tonguing
- Teknik memakai lidah untuk memisahkan not. Ada single (te-te-te), double (te-ke-te-ke), dan triple tonguing (te-ke-te te-ke-te) untuk passage cepat.
- Vibrato
- Getar halus pada nada panjang dari kontrol diafragma tanpa gerakan bibir. Diajarkan di level menengah setelah embouchure stabil.
- Articulation
- Cara Anda memisahkan atau menyatukan not, termasuk staccato (pendek terpisah), legato (menyatu halus), dan aksen. Diatur lewat kombinasi lidah dan nafas.
- Flutter tongue
- Teknik menggetarkan lidah cepat (seperti mengucapkan huruf R panjang) untuk efek suara bergetar. Muncul di karya kontemporer dan aransemen jazz.
- Harmonics
- Nada tinggi dari overtone nada dasar, dengan mengubah tekanan nafas tanpa mengubah jari. Melatih fleksibilitas embouchure Anda.
- Whistle tone
- Suara sangat lembut menyerupai siulan yang muncul saat tekanan nafas dikurangi sampai batas terendah. Melatih kontrol embouchure yang sangat halus.
- Grade ABRSM
- Level teknik flute standar internasional dari Royal Schools of Music Inggris, dari Grade 1 pemula sampai Grade 8 lanjutan, ditambah jenjang Diploma.
- Sight-reading
- Membaca partitur baru lalu langsung memainkannya tanpa latihan sebelumnya. Bekal wajib bagi flutist ensembel dan orkestra.