- Value
- Tingkat gelap terang di gambar, biasanya dinyatakan dalam tangga lima nada dari putih kertas hingga hitam pekat. Value yang tepat membuat objek terlihat berdimensi.
- Cross-hatching
- Teknik membangun value dengan menyilangkan dua atau lebih arah garis. Semakin rapat silangannya, semakin gelap value yang dihasilkan. Umum di ilustrasi tinta.
- Stippling
- Teknik membangun value lewat titik. Kepadatan titik menentukan gelap terang. Cocok untuk tekstur halus seperti kulit atau permukaan matte.
- Sight measuring
- Teknik mengukur proporsi objek dengan cara memegang pensil sejajar mata, lalu memakai ibu jari sebagai penanda. Hasilnya perbandingan lebar dan tinggi yang bisa dipindah ke kertas.
- Gesture drawing
- Sketsa cepat 30 detik hingga dua menit untuk menangkap gerakan dan energi figur. Fokusnya pada ritme dan arah pose, bahkan sebelum detail muncul.
- Perspective satu titik
- Sistem perspektif dengan satu vanishing point di garis horizon. Cocok untuk komposisi frontal seperti lorong, jalan lurus, atau interior kamar.
- Perspective dua titik
- Sistem perspektif dengan dua vanishing point di garis horizon. Dipakai untuk gedung dan arsitektur yang dilihat dari sudut miring.
- Kneaded eraser
- Penghapus lentur mirip lilin yang bisa dibentuk. Fungsinya mengangkat grafit tanpa merusak kertas, sering dipakai untuk membuat highlight di gambar pensil.
- Loomis method
- Metode konstruksi kepala manusia yang dirumuskan ilustrator Andrew Loomis. Membangun kepala dari bola dan potongan bidang, dengan kontur luar datang belakangan.
- Focal point
- Titik utama komposisi yang menjadi tujuan pertama mata pemirsa. Ditentukan lewat kontras value, kepadatan detail, atau garis pandang.