Kompangan melatih ketukan berkelompok
Kompangan dimainkan beramai-ramai dengan pukulan rebana yang harus jatuh bersamaan, dan di Jambi ia mengiringi arak-arakan pengantin serta acara adat. Anak yang pernah ikut punya rasa ketukan bersama yang kuat. Tutor Artemy memakainya sebagai pijakan saat mengajarkan tempo dan hitungan.