- Double course
- Senar berpasangan pada mandolin. Setiap nada disenandungkan dua senar berdempet yang di-tune identik. Total 8 senar dalam 4 pasang, menghasilkan suara yang lebih tebal dan resonan.
- Tuning GDAE
- Tuning standar mandolin: pasangan senar dari yang paling rendah ke tinggi adalah G, D, A, E. Tuning ini sama persis dengan biola, sehingga pemain biola sering cepat beradaptasi ke mandolin.
- Tremolo
- Teknik memainkan pick bolak-balik sangat cepat pada satu atau lebih senar untuk menciptakan efek sustain panjang. Jantung suara mandolin klasik Italia dan kroncong.
- Cross-picking
- Pola picking yang berpindah antara tiga senar berurutan tanpa strumming. Menghasilkan suara arpeggio menyerupai banjo, ciri khas bluegrass Amerika.
- Chop chord
- Teknik memainkan chord dengan tekanan pick keras di ketukan 2 dan 4, langsung diredam. Menciptakan efek perkusif seperti snare drum, penanda ritme dalam band bluegrass.
- A-style
- Bentuk body mandolin klasik seperti buah pir tanpa scroll. Umum untuk mandolin klasik Italia dan pemula karena harga lebih terjangkau. Contoh: Kentucky KM-140.
- F-style
- Bentuk body mandolin dengan scroll dekoratif Florentine dan point di sisi bawah. Umum di bluegrass Amerika, harga lebih tinggi. Contoh: Gibson F-9, Eastman MD315.
- Plectrum
- Sebutan formal untuk pick. Mandolin umumnya pakai plectrum medium-heavy 1.14mm sampai 1.5mm dari tortex, delrin, atau ultem agar tone bulat dan artikulasi jelas.
- Drone string
- Senar terbuka yang dibunyikan terus di bawah melodi utama. Sering dipakai di musik folk Celtic, Amerika Appalachia, dan gaya kroncong tertentu untuk memberi warna harmonis konstan.
- Duo style
- Gaya memainkan melodi dan akor bersamaan dalam satu instrumen tanpa iringan. Akar dari tradisi klasik Italia abad 18, memungkinkan mandolin berdiri sendiri sebagai solo instrument.