- Relief
- Teknik memahat permukaan datar sehingga bentuk figur menonjol dari latar. Ada tiga tingkat: bas relief (rendah), mezzo relief (sedang), dan haut relief (tinggi).
- Carving in the Round
- Teknik memahat patung tiga dimensi utuh yang dapat dilihat dari semua sisi. Kebalikan dari relief yang hanya dilihat dari satu arah.
- Subtractive Method
- Metode memahat dengan mengurangi material dari blok utuh, digunakan pada kayu dan batu. Material yang sudah dipotong tidak dapat dikembalikan.
- Additive Method
- Metode memahat dengan menambah material lapis demi lapis, digunakan pada tanah liat. Kebalikan dari subtractive.
- Wood Grain
- Arah serat kayu yang menentukan sudut pahat yang aman. Memotong searah serat menghasilkan permukaan halus; memotong melintang serat berisiko pecah.
- Chisel
- Pahat berupa mata baja tipis dengan gagang kayu, digunakan untuk memotong dan mengukir material. Ada banyak variasi mata sesuai fungsi.
- Gouge
- Jenis chisel dengan mata lengkung setengah lingkaran, digunakan untuk membuat cekungan dan lekukan pada permukaan.
- Veiner
- Jenis chisel dengan mata cekung sempit menyerupai huruf U kecil, digunakan untuk garis halus dan detail tekstur.
- V-tool
- Jenis chisel dengan mata berbentuk huruf V, digunakan untuk garis tegas dan pemisah motif pada karya relief.
- Bust
- Patung setengah figur manusia yang menampilkan kepala, leher, dan bagian atas dada. Bentuk klasik yang mengajarkan proporsi wajah.
- Armature
- Rangka dalam patung tanah liat, biasanya kawat atau kayu, yang menopang berat material saat dibentuk.
- Firing
- Proses pembakaran karya tanah liat di dalam kiln (tungku keramik) agar mengeras permanen. Suhu firing menentukan ketahanan karya.
- Patina
- Lapisan warna atau tekstur pada permukaan karya yang muncul akibat pewarnaan, oksidasi, atau perlakuan finishing khusus.