- Perhatian tutor pada anakPenuh, satu tutor satu murid
- Kurikulum berjenjangEmpat jenjang terukur
- Tempo belajarMenyesuaikan mood anak
- Umpan balik pada karyaLangsung dan hangat
- Bahan dan alatRekomendasi per usia anak
- Portofolio karyaDifoto dan dikumpulkan digital
- Cocok untuk anak pemaluSangat cocok, tanpa dilihat teman
Kursus Melukis Anak Privat Usia 4-12 Tahun | Artemy Yogyakarta
Bimbingan satu tutor satu murid, sesi 45 menit yang ramah imajinasi. Tim Artemy memilihkan tutor spesialis melukis anak yang paling cocok untuk anak Anda, dari eksplorasi coretan pertama sampai pameran karya perdananya.
- Satu tutor satu anak
- Tutor dikurasi Artemy
- Metode 4 langkah Eksplorasi-Fundamental-Repertoire-Pentas
- Trial class ramah anak
Tentang Program
Kursus Melukis Anak Artemy. persiapan ujian di Yogyakarta berarti seorang tutor Artemy datang ke rumah Anda, membawa urutan latihan yang jelas, dan menyambungkannya dengan sanggar, museum, serta panggung yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Anak yang tumbuh di Yogyakarta sudah punya bekal rupa sejak kecil. Ia melihat motif batik di baju seragam, wayang di layar televisi kampung, dan gerabah Kasongan di rak rumah neneknya, jadi kepalanya penuh bentuk sebelum ia memegang kuas. Kursus melukis anak Artemy di Yogyakarta merapikan bekal itu lewat sesi empat puluh lima menit satu tutor untuk satu anak, membawa si kecil dari coretan bebas menuju karya utuh yang layak dipajang.
- Rentang usia 4 sampai 12 tahun, dengan pendekatan berbeda per kelompok usia
- Sesi 45 menit dengan jeda gerak setiap 15 menit agar anak tetap fokus
- Empat jenjang kurikulum: Eksplorasi, Fundamental, Repertoire, dan Pentas
- Media disesuaikan usia, dari crayon jumbo, spidol tumpul, cat air, sampai cat poster
- Tersedia mode online lewat video dan tatap muka di rumah anak Anda
Kursus Melukis Anak Privat dan Pilihan Lain
Sanggar di Jogja murah dan hangat, dengan teman berlatih yang banyak. persiapan ujian privat menambahkan satu hal yang sulit didapat di kelompok: mata tutor yang menempel pada satu murid sepanjang sesi. Ada beberapa cara mengenalkan anak pada dunia melukis. Berikut perbandingan jujur pendekatan yang umum dipakai orang tua, agar Anda bisa memilih yang paling cocok untuk anak Anda.
- Perhatian tutor pada anakTerbagi 8 sampai 15 anak
- Kurikulum berjenjangUmumnya seragam per kelas
- Tempo belajarMengikuti tempo kelas
- Umpan balik pada karyaTerbatas karena giliran
- Bahan dan alatDisediakan sanggar
- Portofolio karyaUmumnya tidak dirawat
- Cocok untuk anak pemaluPerlu adaptasi
- Perhatian tutor pada anakSatu arah, tanpa dampingan
- Kurikulum berjenjangAcak per video
- Tempo belajarAnak menyesuaikan video
- Umpan balik pada karyaTidak tersedia
- Bahan dan alatPerlu cari sendiri
- Portofolio karyaTidak ada
- Cocok untuk anak pemaluCocok tapi pasif
- Perhatian tutor pada anakBergantung waktu orang tua
- Kurikulum berjenjangPerlu disusun sendiri
- Tempo belajarFleksibel tanpa arah jelas
- Umpan balik pada karyaBergantung pengetahuan orang tua
- Bahan dan alatSering coba-coba
- Portofolio karyaBergantung inisiatif orang tua
- Cocok untuk anak pemaluCocok tapi mudah bosan
Paket Sesi Kursus Melukis Anak di Yogyakarta
Hubungi untuk jadwal
- Sesi lewat video call dengan kamera meja menyorot kertas anak
- Tutor spesialis melukis anak yang dipilihkan tim Artemy
- Rekomendasi alat sesuai usia sebelum sesi pertama
- Rekap karya dan progres anak setelah tiap sesi
- Jadwal fleksibel di sore atau akhir pekan
Hubungi untuk jadwal
- Tutor datang ke rumah anak Anda pada jadwal yang disepakati
- Sesi berlangsung di ruang keluarga, kamar, atau meja belajar anak
- Tutor membawa referensi karya dan panduan tema
- Anda bisa hadir menemani sesi bila anak masih perlu didampingi
- Karya difoto dan dikumpulkan menjadi portofolio digital
Hubungi untuk jadwal
- Latihan sesuai aturan lomba mewarnai atau melukis anak
- Simulasi waktu pengerjaan dan ukuran kertas lomba
- Kurasi karya terbaik untuk buku karya cetak
- Panduan menjelaskan karya di depan juri atau keluarga
- Persiapan pameran mini di rumah untuk keluarga besar
Empat Jenjang Melukis Anak Artemy di Yogyakarta
Setiap jenjang disesuaikan dengan posisi awal dan target Anda. Tutor menyesuaikan kecepatan dan kedalaman materi seiring perkembangan Anda.
Jenjang 1: Eksplorasi Imajinasi
Usia 4 sampai 5 tahun atau anak baru mulai- Kenal warna primer dan cara mencampur
- Cap tangan, cap spons, coretan bebas di kertas besar
- Bangun rasa aman saat memegang alat gambar
- Selesai jenjang: anak berani membuat karya sendiri tanpa takut salah
Jenjang 2: Fundamental Teknik Dasar
Usia 5 sampai 7 tahun- Menggambar bentuk dasar dan objek sederhana
- Mengisi warna dengan crayon lilin secara rapi
- Latihan mewarnai buku gambar dengan tema mingguan
- Selesai jenjang: anak bisa menggambar dan mewarnai objek utuh
Jenjang 3: Repertoire Tema Karya
Usia 7 sampai 9 tahun- Cat air, gradasi warna, kontrol air pada kuas
- Karya utuh bertema keluarga, alam, dan imajinasi
- Menyusun sketsa lalu diwarnai bertahap
- Selesai jenjang: anak punya minimal 10 karya utuh di portofolio
Jenjang 4: Pentas dan Pameran
Usia 9 sampai 12 tahun- Komposisi, proporsi, dan perspektif dasar
- Seri karya bertema, ilustrasi cerita, media campur
- Persiapan lomba sekolah dan pameran keluarga
- Selesai jenjang: anak siap tampil dengan karya berbingkai dan buku karya cetak
Kamus Singkat Melukis Anak
Beberapa istilah teknis akan terdengar saat tutor menjelaskan tugas pada anak. Berikut penjelasan singkat agar Anda bisa ikut mendukung anak di rumah.
- Gradasi warna
- Perubahan warna halus dari terang ke gelap, atau dari satu warna ke warna lain, biasanya dibuat dengan cara menambah air pada cat atau menekan lebih ringan pada crayon.
- Komposisi
- Cara mengatur letak tokoh, latar, dan warna dalam satu gambar agar enak dilihat dan bercerita. Komposisi baik membantu mata pemirsa berhenti di bagian utama karya.
- Titik fokus
- Bagian gambar yang paling menarik perhatian, biasanya tokoh utama. Titik fokus ditandai lewat warna kontras, ukuran lebih besar, atau posisi strategis di kertas.
- Warna primer
- Tiga warna dasar merah, kuning, dan biru, yang tidak bisa dibuat dari campuran warna lain. Semua warna lain lahir dari campuran ketiga warna ini.
- Warna hangat dan warna dingin
- Warna hangat seperti merah, oranye, kuning memberi kesan cerah dan dekat. Warna dingin seperti biru, hijau, ungu memberi kesan tenang dan jauh.
- Sketsa
- Gambar kasar pertama dengan pensil tipis, dibuat sebelum mewarnai. Sketsa membantu anak merencanakan letak objek sebelum mengambil keputusan warna.
- Portofolio
- Kumpulan karya terpilih yang menunjukkan perjalanan dan kemampuan anak. Portofolio bisa berupa map fisik atau folder digital berisi foto karya.
- Media campur
- Karya yang dibuat dengan lebih dari satu bahan, misalnya pensil warna di atas cat air, atau spidol di atas kolase kertas. Media campur menambah tekstur pada karya anak.
Tersedia Online dan Tatap Muka
Pilih online untuk fleksibilitas penuh atau tatap muka di seputar Yogyakarta. Apa pun pilihannya, satu tutor tetap fokus pada satu siswa.
Belajar Online
Seluruh Indonesia
Tatap Muka
- Yogyakarta
- Bandung
- Banyuwangi
- Bekasi
- Bogor
- Cilegon
- Cirebon
- Depok
- Jakarta
- Kediri
- Malang
- Semarang
- Serang
- Solo
- Surabaya
- Tangerang
- Tasikmalaya
- Tegal
- Balikpapan
- Bandar Lampung
- Banjarmasin
- Batam
- Denpasar
- Jambi
- Makassar
- Manado
- Mataram
- Medan
- Padang
- Palembang
- Pekanbaru
- Pontianak
- Samarinda
Pertanyaan Orang Tua tentang Kursus Melukis Anak
Usia berapa anak sudah bisa mulai kursus melukis di Artemy?
Alat apa saja yang perlu saya beli sebelum sesi pertama?
Apakah kursus online cocok untuk anak sekecil ini?
Bagaimana Artemy memilihkan tutor yang cocok untuk anak saya?
Berapa lama biasanya sampai anak terlihat kemajuannya?
Anak saya pemalu, apakah tetap cocok ikut kursus privat?
Apakah anak saya bisa disiapkan untuk lomba melukis sekolah?
Bagaimana cara memulai trial class melukis anak di Artemy?
Rumah saya di Bantul, jauh dari pusat kota. Tutor bisa datang?
Anak saya ingin belajar seni tradisi Jawa, apa Artemy punya tutornya?
Saya mahasiswa di Condongcatur, apakah bisa les di kos?
Metode 4 Langkah Artemy untuk Anak
Jogja mengajarkan seni lewat laku, dengan pengulangan panjang dan koreksi yang sabar. Tutor Artemy memakai cara yang sama: satu bagian kecil digarap tuntas sebelum melangkah ke berikutnya. Metode Artemy dibuat berjenjang supaya anak selalu berada di titik menyenangkan antara tantangan dan rasa berhasil. Empat langkah berikut dijalankan berulang di tiap level, sehingga ia tumbuh percaya diri sekaligus terampil.

Eksplorasi
Sesi awal berjalan seperti bermain. Tutor mengajak anak mencampur warna, membuat cap tangan, dan mencoret bebas tanpa aturan ketat, sambil diam-diam membaca kesukaannya. Warna apa yang selalu dipilih, tokoh apa yang berulang digambar, dan seberapa berani ia mencoba hal baru. Di Yogyakarta jawabannya sering menarik, sebab banyak anak spontan menggambar becak, gunung Merapi, atau wayang yang pernah ia tonton.

Fundamental
Setelah anak merasa nyaman, tutor mulai memasukkan keterampilan dasar sesuai usianya. Cara memegang alat dengan benar, membuat garis lurus dan lengkung, mengisi warna tanpa keluar dari garis, dan memahami gradasi sederhana. Tutor memberi contoh perlahan lalu mundur, membiarkan anak mencoba sendiri dan membuat kesalahannya sendiri, karena dari situlah keberaniannya tumbuh.

Repertoire
Anak mulai mengerjakan tema karya utuh yang dekat dengan dunianya. Keluarga, hewan peliharaan, halaman rumah, tokoh kartun kesukaan, sampai cerita yang ia karang sendiri. Bahan dari sekitar Yogyakarta kerap masuk dengan sendirinya, misalnya suasana pasar, sawah di pinggiran Bantul, atau bentuk-bentuk yang ia lihat di sentra gerabah. Setiap karya diselesaikan sampai tuntas supaya anak belajar merencanakan gambar dari sketsa sampai akhir.

Pentas
Karya terbaik anak dikumpulkan jadi buku karya, dipajang di rumah sebagai pameran keluarga kecil, atau disiapkan untuk lomba mewarnai dan melukis tingkat sekolah. Yogyakarta memberi tambahan yang menyenangkan di tahap ini: mengunjungi Museum Affandi atau pameran di Jogja National Museum bersama orang tua membuat anak melihat bahwa karya memang pantas dipajang dan dilihat orang.
Tutor Spesialis Kursus Melukis Anak Privat Usia 4-12 Tahun di Yogyakarta
Tutor Artemy untuk Kursus Melukis Anak Privat Usia 4-12 Tahun dipilihkan sesuai target ujian Anda di Yogyakarta. Inilah sebagian pengajar nyata yang mendampingi siswa, lengkap dengan almamater dan keahliannya.
Profil pengajar nyata Artemy, lengkap dengan almamater dan bidang keahliannya.
- BH
Bimo H.
ISI-Solo · Etnomusikologi
Etnomusikologi ISI Surakarta melatihnya mengenali beat dan rasa dalam ritme. Drum kit ia ajarkan dari koordinasi tangan kaki, rudiment dasar, sampai groove genre yang Anda incar. Sesi selalu diakhiri rekaman singkat supaya Anda mendengar kemajuan sendiri.
- AL
Anais L.
UPH · Seni Pertunjukan
Seni Pertunjukan UPH dengan spesialisasi balet klasik. Ia menuntun Anda dari plie dan tendu pada barre, mengenal port de bras yang halus, sampai variasi dasar sesuai grade RAD. Postur dan turnout dijaga sepanjang sesi supaya teknik Anda tumbuh benar dari akar.
- RP
Rani P.
ISI-Yogya · Musik
Latar Musik ISI Yogyakarta membuatnya membaca gitar dari dua sisi: teknik jari dan rasa lagu. Anda ia bawa dari mengenali chord dasar sampai memainkan lagu utuh, dengan sight-reading dan ear-training yang dilatih bertahap sampai jadi kebiasaan sesi.
- NP
Nadia P.
Ottimmo · Culinary Arts
Culinary Arts Ottimmo Surabaya menempanya bekerja dengan standar dapur profesional. Anda ia dampingi mengenal mise en place, teknik pisau, memasak sauce dasar, sampai menata plating yang siap dipotret. Sesi selalu menutup dengan mencicip sendiri hasil kerja Anda.
- SD
Sari D.
ITB · Seni Murni
Seni Murni FSRD ITB membentuk caranya memandang lukisan lewat komposisi, chiaroscuro, dan warna. Anda ia dampingi dari sketsa dasar, mencampur cat akrilik, sampai menyelesaikan karya bertema pilihan Anda dengan gaya yang tetap milik Anda sendiri.
- FT
Firman T.
Unpad · Ilmu Komunikasi
Ilmu Komunikasi Unpad menempanya di panggung dan mikrofon. Public speaking ia latih dari struktur pesan, kontrol napas, sampai olah tubuh di podium. Anda diarahkan berlatih rekaman video singkat tiap sesi supaya perbaikan Anda terlihat sendiri dari waktu ke waktu.
Hasil Belajar yang Bisa Terlihat
Berikut hasil yang umum terlihat pada anak setelah beberapa bulan mengikuti kursus melukis Artemy. Kecepatan tiap anak berbeda, dan itu wajar.
Ramah rentang konsentrasi anak
Eksplorasi sampai Pentas
Masuk portofolio digital
Dengan pendekatan berbeda per kelompok
Angka di atas adalah rangka kurikulum, dengan pencapaian nyata anak bergantung pada frekuensi sesi, dukungan di rumah, dan minat anak pada tema tertentu.
Kurikulum Melukis Anak Artemy di Yogyakarta
Modul 1: Kenalan dengan Warna dan Alat
Modul pembuka untuk anak yang baru mulai. Ia diajak menyentuh media, memilih warna kesukaan, dan membuat karya pertama tanpa aturan yang mengekang. Tujuannya sederhana, yaitu membuat anak merasa aman dan senang saat memegang alat gambar.
- Warna primer merah, kuning, biru, dan cara mencampur menjadi warna baru
- Kenal alat: crayon jumbo, spidol tumpul, kuas kecil, palet plastik
- Cara memegang alat dengan benar sesuai ukuran tangan anak
- Latihan cap tangan, cap spons, dan menaburkan warna
- Karya pertama: pelangi tangan atau taman warna
Modul 2: Garis, Bentuk, dan Isi Warna
Modul kedua melatih garis dan bentuk. Anak berlatih menarik garis lurus dan lengkung dengan percaya diri, lalu menyusunnya jadi objek yang ia kenal seperti rumah, pohon, matahari, dan hewan. Setelah bentuknya jadi, ia berlatih mewarnai dengan rapi.
- Garis lurus tebal tipis, garis lengkung, garis zig-zag
- Bentuk dasar: lingkaran, persegi, segitiga, oval
- Menyusun bentuk jadi objek: rumah, pohon, matahari, ikan, kucing
- Teknik mengisi warna dengan crayon lilin, arah goresan yang rapi
- Latihan mewarnai buku gambar sesuai tema mingguan
Modul 3: Cat Air dan Gradasi Warna
Modul ketiga memperkenalkan cat air, palet, dan kuas kecil. Fokusnya pada gradasi warna dan cara mengatur jumlah air di kuas supaya warna tidak terlalu pekat atau terlalu pudar. Anak belajar sabar menunggu lapisan mengering, keterampilan yang ternyata berguna di luar melukis juga.
- Cara menyiapkan cat air, palet, dan gelas air bersih
- Latihan gradasi satu warna dari terang ke gelap
- Mencampur dua warna cat air untuk warna baru
- Melukis tema alam: langit senja, laut, bunga, buah
- Cara menjaga kertas tetap kering saat memakai cat air
Modul 4: Tema Karya Utuh
Modul keempat mengajak anak menyelesaikan karya utuh dari sketsa sampai finishing. Satu karya dikerjakan lintas sesi supaya ia belajar menikmati proyek yang panjang. Tutor menjaga suasana tetap ringan, sehingga kesabaran tumbuh tanpa terasa sebagai beban.
- Sketsa kasar dengan pensil, memilih objek utama
- Menambah objek pendukung dan latar belakang
- Pewarnaan bertahap, mulai dari warna dasar sampai detail
- Tema populer: keluargaku, hewan peliharaan, cerita imajinasi
- Menandatangani karya dan menyimpannya di map portofolio
Modul 5: Komposisi dan Cerita Visual
Modul kelima membahas komposisi dan cerita visual. Anak belajar menaruh tokoh utama, mengatur latar yang mendukung, dan memakai warna untuk mengarahkan mata penonton. Cerita rakyat dan tokoh wayang yang akrab di Yogyakarta sering jadi bahan yang paling ia sukai di modul ini.
- Aturan sederhana komposisi: titik fokus, keseimbangan kiri kanan
- Latar depan, tengah, dan latar belakang
- Warna hangat dan warna dingin untuk suasana
- Membuat seri karya bertema, misalnya empat musim atau petualangan
- Ilustrasi cerita pendek dari buku dongeng favorit
Modul 6: Persiapan Pameran dan Lomba
Modul terakhir menyiapkan anak untuk tampil. Ia memilih karya terbaiknya untuk pameran keluarga, buku karya cetak, lomba mewarnai sekolah, atau ajang seni tingkat kota. Tutor mendampingi sampai anak berani menyebut karyanya sendiri di depan orang lain.
- Memilih karya terbaik dari portofolio
- Membingkai karya sederhana memakai kertas karton
- Latihan menjelaskan karya secara singkat kepada orang lain
- Persiapan teknis lomba: aturan waktu, ukuran kertas, media
- Simulasi pameran kecil di rumah bersama keluarga
Yang Kami Jaga untuk Anda dan Anak
Artemy fokus pada proses belajar yang aman, hangat, dan berjenjang, sehingga anak tumbuh sebagai anak yang senang berkarya. Berikut hal konkret yang kami jaga sepanjang paket sesi berjalan.

Trial Class Sebelum Anda Memutuskan
Anak Anda mengikuti satu sesi coba bersama tutor pilihan tim Artemy. Anda bisa melihat langsung gaya mengajar tutor dan respons anak sebelum melanjutkan ke paket reguler.

Ganti Tutor Gratis Bila Kurang Cocok
Bila setelah beberapa sesi anak kurang nyaman dengan tutor, Anda cukup memberi tahu tim Artemy. Kami mencarikan tutor pengganti dengan gaya berbeda tanpa biaya tambahan.

Progres Anak Dilaporkan Rutin
Anda menerima laporan singkat berisi karya sesi itu, hal yang berhasil, dan target sesi berikutnya. Anda tidak perlu menebak apa yang dipelajari anak selama sesi berlangsung.

Materi dan Media Sesuai Usia
Tutor menahan diri agar anak selalu berada di zona nyaman yang menantang. Teknik yang belum sesuai usia anak akan ditunda sampai motorik dan konsentrasi mereka siap, sehingga rasa senang belajar terjaga.
Semua hal di atas berlaku selama paket sesi berlangsung, dan bisa ditanyakan kapan saja lewat WhatsApp resmi Artemy.
Teknik Melukis untuk Anak yang Diajarkan di Artemy
Tutor Artemy memilih teknik sesuai tahap perkembangan motorik dan konsentrasi mereka. Semua teknik dijelaskan lewat contoh visual dan permainan, sehingga anak belajar tanpa merasa sedang diuji.
Coretan Bebas dan Cap Tangan
- Fondasi awal usia 4 sampai 5 tahun.
- Anak mengenal tekstur cat, warna primer, dan gerakan tangan besar lewat cap tangan, cap spons, dan coretan bebas di kertas A3.
- Tahap ini melatih motorik kasar dan keberanian mengotori tangan.
Kontrol Garis dan Isi Warna
- Anak usia 5 sampai 7 tahun berlatih menggambar garis lurus, garis lengkung, dan bentuk dasar seperti lingkaran serta segitiga.
- Setelah bentuk terbentuk, anak berlatih mengisi warna dengan crayon lilin tanpa keluar garis, sambil menjaga arah goresan tetap rapi.
Gradasi Warna Sederhana
- Gradasi adalah perubahan warna halus dari terang ke gelap.
- Anak usia 7 sampai 9 tahun berlatih membuat gradasi memakai cat air dan kuas nomor 2 atau 4, mulai dari langit senja sampai warna kulit buah.
- Anak belajar bahwa satu warna bisa punya banyak nada.
Komposisi dan Titik Fokus
- Komposisi adalah cara mengatur letak objek supaya gambar enak dilihat.
- Anak usia 8 sampai 12 tahun berlatih menempatkan tokoh utama di bagian menarik kertas, menambah latar belakang, dan menjaga keseimbangan kiri kanan gambar.
Proporsi dan Perspektif Dasar
- Anak usia 9 sampai 12 tahun mulai memahami ukuran relatif antar objek, misalnya rumah lebih besar dari orang, orang lebih besar dari kucing.
- Perspektif dasar diajarkan lewat gambar jalan raya menjauh dan tumpukan buku, tanpa rumus rumit.
Eksplorasi Media Campur
- Setelah anak nyaman dengan crayon dan cat air, tutor mengajak anak mencoba media campur seperti pensil warna di atas cat air, spidol di atas kolase kertas, atau cat poster di atas kanvas kecil.
- Anak belajar bahwa satu karya bisa dibuat dari banyak bahan.
Anak usia 4 tahun butuh alat besar yang mudah digenggam, sementara di usia 10 tahun sudah siap mengatur komposisi. Kurikulum Artemy dibuat dengan sadar mengikuti tahap ini.
- 4-5Coretan bebas, cap tangan, kenal warna primer
- 5-7Garis dan bentuk dasar, mengisi warna rapi
- 7-9Gradasi warna, tema karya utuh, cat air
- 9-12Komposisi, proporsi, perspektif dasar
Tangga ini panduan umum. Anak dengan pengalaman melukis sebelumnya bisa memulai dari level yang lebih tinggi setelah sesi eksplorasi.
Kenapa Orang Tua Memilih Artemy untuk Anak
Tujuh keunggulan yang menjadi pembeda pengajaran musik dan seni Artemy dibanding pendekatan lain di Indonesia.
Satu tutor untuk satu anak
Anak Anda mendapat perhatian penuh sepanjang sesi. Tutor bisa membaca ekspresinya, tahu kapan perlu jeda, dan menyesuaikan tempo dengan suasana hatinya hari itu.
Sesi pendek yang ramah konsentrasi
Empat puluh lima menit dengan jeda gerak di tengahnya menjaga anak tetap segar. Karyanya jadi lebih baik dan suasana hatinya tetap positif sampai sesi berakhir.
Bekal rupa Jogja jadi bahan gambar
Batik, wayang, gerabah, dan suasana kampung sudah akrab di mata anak Yogyakarta. Tutor memakainya sebagai bahan cerita yang membuat anak antusias menggambar.
Tutor dicocokkan dengan karakter anak
Tim Artemy menimbang usia, cara bicara, dan pengalaman mengajar anak sebelum memilihkan tutor. Bila tutor pertama kurang cocok, kami ganti tanpa biaya tambahan.
Empat jenjang yang terlihat kemajuannya
Anak melangkah dari coretan bebas menuju karya utuh secara bertahap. Anda bisa melihat kemajuannya dari karya yang makin matang bulan demi bulan.
Usaha anak dipuji lebih dulu
Tutor Artemy terbiasa memuji usaha sebelum menyarankan perbaikan. Anak tumbuh percaya diri dan tetap semangat mencoba meski hasil pertamanya masih sederhana.
Museum kota jadi kunjungan lanjutan
Museum Affandi dan pameran di Jogja National Museum berada dekat dan mudah dijangkau keluarga. Anak melihat langsung bahwa karya memang pantas dipajang.
Guru seni ada di mana-mana
Perajin, penari, pemusik, dan pelukis tinggal berbaur dengan warga biasa di kampung Jogja. Artemy mengambil tutor dari lingkungan itu, jadi yang datang ke rumah Anda adalah orang yang masih berkarya sambil mengajar. Karyanya sendiri jadi bahan ajar.
Tradisi dan eksperimen duduk berdampingan
Di satu sisi ada gamelan Kraton dan wayang kulit gaya Yogyakarta, di sisi lain ada Cemeti dan Sangkring yang memajang karya paling baru. Anda bebas memilih arah, atau memakai keduanya sekaligus, dan tutor akan mengikuti.
Biaya hidup memberi ruang bereksperimen
Kanvas, tanah liat, dan senar di Jogja gampang dicari dengan harga yang tidak bikin ragu. Anda jadi berani mencoba, gagal, lalu mengulang. Kebiasaan mencoba itulah yang paling menentukan kemajuan Anda pada tahun pertama, mengalahkan alat mahal sekalipun.
Standar Kurikulum dan Tutor Melukis Anak Artemy
Program melukis anak Artemy mengacu pada praktik pendidikan seni rupa anak yang umum dipakai di sekolah dan sanggar profesional, agar hasil belajar bisa dibawa ke jenjang berikutnya.
Artemy fokus pada proses belajar anak yang menyenangkan dan terukur, dengan pengakuan datang dari karya nyata yang bisa dilihat orang tua tiap sesi.
- Referensi Kurikulum Seni Rupa AnakMateri disusun mengikuti prinsip perkembangan motorik dan kognitif anak yang dipakai di kurikulum seni SD, sehingga karyanya selaras dengan tuntutan tugas sekolah.
- Tutor Latar Belakang Seni RupaTutor melukis anak Artemy berlatar pendidikan seni rupa, DKV, atau ilustrasi, dan sudah punya pengalaman mengajar peserta cilik minimal di lingkungan sanggar, sekolah, atau workshop.
- Persiapan Lomba Sekolah dan NasionalMateri mencakup persiapan lomba mewarnai dan melukis tingkat TK, SD, sampai jalur FLS2N Kemendikbud kategori seni rupa untuk usia sekolah dasar.
- Portofolio Digital untuk SekolahKarya siswa difoto dan dikumpulkan menjadi portofolio digital yang bisa dilampirkan ke pendaftaran sekolah, seleksi kelas seni, atau kompetisi ilustrasi buku dongeng anak.
Checklist Kesiapan Anak Mulai Kursus Melukis
Untuk mulai, Anda perlu satu waktu rutin tiap minggu dan sudut kecil di rumah. Alat bisa dipinjam atau dicicil, dan di Jogja harganya masih ramah bagi pemula. Berikut hal sederhana yang bisa Anda cek di rumah sebelum sesi pertama. Bila salah satu belum ada, tutor Artemy siap membantu menyiapkannya bersama Anda.
Kesiapan Anak
- Anak sudah bisa duduk fokus sekitar 15 sampai 20 menit dengan aktivitas favorit
- Anak menikmati aktivitas mencoret, mewarnai, atau menyentuh cat
- Anak mengerti aturan sederhana seperti tunggu giliran dan simpan alat setelah selesai
- Anak tidak alergi cat air, crayon, atau spidol yang umum dipakai
Kesiapan Alat di Rumah
- Kertas gambar A3 dengan berat sekitar 200 gsm, minimal 10 lembar
- Crayon jumbo atau crayon lilin untuk usia 4 sampai 7 tahun
- Cat air, palet plastik, kuas nomor 2 dan 4 untuk usia 7 tahun ke atas
- Celemek anti-noda, tisu, dan gelas air bersih yang bisa diganti
- Meja rata dengan pencahayaan cukup, kursi sesuai tinggi anak
Kesiapan Orang Tua
- Anda siap menemani sesi pertama untuk membantu anak merasa aman
- Anda bersedia menyimpan karya anak sebagai portofolio
- Anda bersedia berkomunikasi rutin dengan tutor tentang mood dan kesukaan anak
Cerita Orang Tua yang Anaknya Belajar di Artemy
Empat Langkah Mudah Mendaftar Kursus Melukis Anak
Prosesnya singkat dan hangat. Anda cukup mengisi hal penting agar kami bisa memilihkan tutor yang paling cocok untuk anak Anda.
- Langkah01
Kirim Pesan ke WhatsApp Artemy
Sapa tim kami di nomor 62816264917. Sampaikan usia anak, minat awal, dan preferensi mode belajar online atau tatap muka. Tim membalas pada jam kerja dengan pertanyaan lanjutan yang singkat.
- Langkah02
Konsultasi dan Pemilihan Tutor
Tim Artemy mencocokkan tutor spesialis melukis anak yang paling sesuai dengan usia, karakter, dan minat tema anak Anda. Kami menawarkan satu atau dua kandidat tutor beserta jadwal yang tersedia.
- Langkah03
Trial Class Ramah Anak
Anak mengikuti satu sesi trial berdurasi 45 menit. Anda bisa menemani sesi untuk melihat langsung interaksi tutor dan anak, serta cara tutor menjelaskan tugas dengan bahasa yang mudah dimengerti anak.
- Langkah04
Ambil Paket Sesi Rutin
Setelah trial cocok, Anda memilih paket 4 atau 8 sesi per bulan sesuai kesibukan keluarga. Jadwal bisa diatur sore atau akhir pekan, dengan opsi ganti tutor gratis bila di tengah jalan anak kurang nyaman.
Program Lain yang Sering Diambil Bersamaan
Ajak Anak Anda Mulai Petualangan Melukis Bersama Artemy
Konsultasi gratis dan trial class 45 menit menanti. Tim Artemy siap mencocokkan tutor spesialis melukis anak yang paling cocok untuk anak Anda, dengan pendekatan yang hangat dan sesuai usia. Sebutkan cabang seni dan jam luang Anda, tutor Artemy Jogja menyusul.
Kuota tutor spesialis anak per kota terbatas, disarankan mengambil trial lebih awal untuk pilihan jadwal yang leluasa.